Postingan

Menampilkan postingan dengan label Artikel Ilmu

Bedah Buku Andrea Yates: Belajar dari Tragedi

Gambar
Andrea Yates adalah seorang ibu 5 anak yang mengaku 'mengirim' anak-anaknya ke surga karena tidak ingin anak-anaknya masuk neraka karena kelakuan buruk mereka yang nyatanya masih wajar untuk anak-anak di bawah 10 tahun. Tak masuk di akal dan nalar kelakuan seorang ibu yang seperti itu. Mengapa tega seorang ibu menghabisi nyawa anak-anaknya sendiri? Sedih dan miris. Nyatanya, Andrea Yates memilih menjadi pahlawan untuk anak-anaknya. Biarlah ia masuk neraka tapi anak-anaknya bisa masuk surga karena meninggal di usia dini (belum baligh kalau versi Islamnya). Ini justru menunjukkan kasih sayang Andrea pada anak-anaknya.  Sayangnya, Andrea terlahir di keluarga yang relijius dengan segala aturan dan norma yang wajib dipatuhi. Sejak kecil ia terbiasa dengan hukuman dan ancaman neraka hingga super ego dalam dirinya dengan kuat menghukum dirinya sendiri saat berbuat kesalahan bahkan yang kecil sekalipun. Itulah yang membuatnya merasa tak ada harapan bagi kelima anaknya dengan kelakuanny...

Teh Diah Mahmudah: Penulis Buku Anger Management yang Inspiratif

Gambar
Setahun lebih pandemi mengguncang dunia, menjadi ujian bagi seluruh umat manusia. Namun Allah berfirman, innama'al 'usri yusroo , bersama kesulitan ada kemudahan. Iya, kesulitan bersama-sama dengan kemudahan, dengan hikmah, dengan kenikmatan, SEPAKET. Demikian kata Teh Irianti Usman di acara Workshop Tazkiyatun Nafs tanggal 17 April 2021 kemarin. Apa itu Workshop Tazkiyatun Nafs? Mari kita skip dulu, akan dibahas kemudian. Pandemi datang sepaket dengan berbagai hikmahnya yang berbeda bagi tiap orang. Tapi, bagi sebagian besar orang dan bagiku, pandemi memberikan kesadaran akan kesehatan mental dan memberi jeda bagi diri sendiri dari kesibukan duniawi yang tiada habisnya. Banyak praktisi yang menggaungkan kesehatan mental di masa pandemi ini, tapi aku akan membahas satu penulis perempuan yang menginspirasi tentang segala hal mengenai kesehatan mental yang tentunya sebagai Sarjana Kimia, diriku masih awam sekali. Tulisan ini juga aku buat untuk memenuhi Tantangan Blogging Mamah G...

Review Bebas: Buku Membasuh Luka Pengasuhan oleh Diah Mahmudah

Gambar
Buku Membasuh Luka Pengasuhan oleh Diah Mahmudah Bismillahirrahmaanirrahiim.. Masa pandemi ini menjadi momen yang tepat bagi banyak orang untuk mulai menyadari isu-isu mental health, tidak terkecuali juga aku. Dimulai dari sadarnya bahwa ada yang salah dengan diri ini, lalu berlanjut dengan banyaknya seminar online yang mengajak untuk mengecek kesehatan mental diri sendiri, hingga akhirnya aku dipertemukan dengan Teh Diah dan Pak Dandi, sepasang psikolog fenomenal yang mengelola Dandiah Care Center, berkompetensi sebagai marital counselor juga psikoterapis. Tanpa banyak pertimbangan, aku langsung memesan Buku Trilogy Positive Parenting yang saat itu baru saja open pre-order karena merasa punya masalah tema luka pengasuhan. Ketika baru datang, masya Allah rasanya nano-nano sekali membaca salah satu bukunya yaitu Buku Membasuh Luka Pengasuhan. Saat membacanya, saat itu pula aku merasa perjalanan mentalku akan dimulai. Buku Membasuh Luka Pengasuhan dipersembahkan oleh Teh Diah d...

SURAT AL-KAHFI DAN DAJJAL

Materi Majelis Talim 7 Februari 2017 Pusdai   SURAT AL-KAHFI DAN DAJJAL Oleh Ustadz Abdurrahman Wahid, Lc Bismillahirrahmaanirrahiiim   Tanda-tanda Akhir Jaman Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, bahwa Nabi shalallahu ’alaihi wa sallam bersabda: “Akan datang kepada manusia tahun-tahun penuh kebohongan, saat itu pendusta dibenarkan dan orang yang benar justru didustakan, penghianat diberikan amanah dan orang yang dipercaya justru dikhianati, dan Al-Ruwaibidhah berbicara.” Ditanyakan: “Apakah Al-Ruwaibidhah?” Beliau bersabda: “Seorang laki-laki yang bodoh [Al Rajut At Taafih] tetapi sok mengurusi urusan orang banyak”. [HR. Ibnu Majah No.4036, Ahmad No. 7912. Dihasankan oleh Syaikh Syu’aib Al Arnauth dalam Ta’liq Musnad Ahmad No.7912. Al Hafizh Ibnu Hajar mengatakan: sanadnya jayyid. Lihat Fathul Bari, 13/84] Munculnya dajjal   Dajjal menurut bahasa berasal dari kata dajala, berarti berdusta dan menutup. Dajala haq bil batil artinya menutupi atau mencam...

Mengatasi Rasa Takut Gagal

Tiap manusia pasti pernah merasakan rasa takut. Takut terhadap hewan tertentu, takut berbicara di depan umum, atau mungkin juga takut gagal. Takut gagal, mungkin tidak sedikit orang yang pernah merasakannya. Gagal termasuk salah satu peristiwa yang tidak mengenakkan sehingga tentu tak ada yang ingin merasakannya. Takut akan sesuatu merupakan hal yang wajar, termasuk takut terhadap kegagalan. Namun, takut gagal dapat menimbulkan efek samping yang tidak bagus. Karena takut gagal, kita menjadi takut mencoba. Takut mencoba, berarti kalah sebelum berperang dan rasa sesal karena tidak mencoba pun akhirnya akan hadir belakangan. Lalu karena takut gagal, kita pun bisa menjadi khawatir berlebihan. Kekhawatiran pun menjadi sugesti yang akan semakin menguatkan hasil akhir yang gagal karena pikiran kita terus menerus memikirkan hal-hal negatif. Lalu bagaimana caranya kita mengatasi rasa takut gagal? Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan. Yang pertama, jika kita takut gagal sehingga takut mencob...

Menjadi Penulis (yang Mendekati) Berbakat

Ternyata benar apa kata pepatah, pikiran manusia itu seperti teko. Jika tekonya diisi teh, maka hanya teh yang akan keluar. Jika diisi kopi, maka hanya kopi yang akan keluar. Pun jika tekonya tidak diisi, ya tidak bisa mengeluarkan apa-apa. Sama seperti seorang penulis yang tidak banyak memasukkan sesuatu ke dalam pikirannya, ia tak akan bisa menghasilkan apa-apa. Menjadi seorang penulis itu mutlak harus banyak membaca, banyak menginput informasi bermanfaat ke dalam pikirannya, agar dapat menghasilkan tulisan. Tak mesti melulu membaca buku yang berat-berat bahasannya, buku yang ringan pun bisa. Tak pula mesti membaca buku, membaca artikel pun bisa. Bahkan tak pula mesti membaca; mendengar, melihat, atau menonton pun bisa. Namun, yang terpenting dari itu semua adalah bagaimana caranya kita mengolah informasi yang masuk dari seluruh indera kita menjadi suatu ide yang dapat ditulis. Ada seorang penulis yang telah banyak membaca, tetapi sulit rasanya menghasilkan satu tulisan pun. Namun, a...

Beyond Temperament is The Role of Free Will

Gambar
Bismillaahirrahmaanirrahiim.. Masih dari tulisan tiga tahun lalu, ini adalah bahasan bab lanjutan dari Kepribadianku Apakah Sudah Takdirku?  masih dari buku yang sama yaitu Quiet karya Susan Cain. Semoga bermanfaat dan menginspirasi.  ~0~ "Darah memang lebih kental daripada air. Sampai kapanpun kau tidak akan pernah bisa melarikan diri dari takdirmu." Semua ini bermula dari penelitian yang dilakukan oleh Dr. Carl Schwartz, anak didik Prof. Kagan, yang meneruskan penelitian gurunya tepat di bagian terakhir yang diteliti oleh gurunya. Bakal sifat introvert dan ekstrovert dapat terlihat dari temperamen seorang anak ketika lahir. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, apakah manusia akan tetap memiliki temperamennya sewaktu kecil dan tak berubah sama sekali? Ataukah manusia dapat berubah total 180 derajat karena lingkungannya? Temperamen dan lingkungan adalah dua faktor pembentuk kepribadian yang porsinya tak akan dapat ditentukan bahkan dengan rumus integral ser...

Kepribadianku Apakah Sudah Takdirku?

Gambar
Bismillaahirrahmaanirrahiim.. Ini adalah tulisan dari tiga tahun lalu bersumber dari sebuah buku yang menjadi Best Seller oleh New York Times berjudul Quiet - The Power of Introverts in A World That Can't Stop Talking karangan Susan Cain. Buku ini saat itu sangat menginspirasi dan banyak mengubah pandangan saya. Saya ingin mem-publish lagi tulisan ini karena saya ingin banyak pembaca juga terinspirasi dengan kekuatan sebuah buku, terutama buku ini. Semoga isinya masih relevan dan dapat memberikan manfaat. ~0~ Ketika melihat kembali ke masa lalu, ketika diriku masih anak-anak hampir memasuki masa remaja, aku adalah seorang gadis kecil yang selalu bertanya-tanya. Tentang cara kerja suatu alat, tentang peristiwa alam, tentang diriku sendiri dan tentang orang lain, tentang segalanya. Aku menghabiskan waktu lebih banyak di balkon kamarku, di taman belakang sekolah, dan di tempat-tempat favoritku yang tenang dan damai. Aku melihat langit lalu aku mendapatkan inspiras...