Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pengembangan Diri

Teh Diah Mahmudah: Penulis Buku Anger Management yang Inspiratif

Gambar
Setahun lebih pandemi mengguncang dunia, menjadi ujian bagi seluruh umat manusia. Namun Allah berfirman, innama'al 'usri yusroo , bersama kesulitan ada kemudahan. Iya, kesulitan bersama-sama dengan kemudahan, dengan hikmah, dengan kenikmatan, SEPAKET. Demikian kata Teh Irianti Usman di acara Workshop Tazkiyatun Nafs tanggal 17 April 2021 kemarin. Apa itu Workshop Tazkiyatun Nafs? Mari kita skip dulu, akan dibahas kemudian. Pandemi datang sepaket dengan berbagai hikmahnya yang berbeda bagi tiap orang. Tapi, bagi sebagian besar orang dan bagiku, pandemi memberikan kesadaran akan kesehatan mental dan memberi jeda bagi diri sendiri dari kesibukan duniawi yang tiada habisnya. Banyak praktisi yang menggaungkan kesehatan mental di masa pandemi ini, tapi aku akan membahas satu penulis perempuan yang menginspirasi tentang segala hal mengenai kesehatan mental yang tentunya sebagai Sarjana Kimia, diriku masih awam sekali. Tulisan ini juga aku buat untuk memenuhi Tantangan Blogging Mamah G...

Tidur Berkualitas: Indikator Kesehatan Mental Baik

Gambar
Terlambat hadir setengah jam di seminar online Membasuh Luka Pengasuhan sesi 2, ketika hadir langsung disuguhi topik yang hmm banget. Apa pasal? Teh Diah bilang bahwa indikator kesehatan mental bagus adalah tercukupinya waktu tidur terutama di waktu deep sleepnya dengan indikator bangun tidurnya bugar. Jadi kalau tidur sudah lama, misal mencukupi 6-7 jam sehari tapi bangun tidur masih merasa tidak bugar, kemungkinan waktu deep sleepnya tidak mencukupi.    Pas denger itu saya langsung jleb dong. Apa pasal? Saya sering merasa sulit tidur dan kalau bangun pagi masih merasa lelah dan ngantuk. Sebelumnya saya pikir ini faktor kebiasaan. Dari jaman sekolah kadang tidur larut mengerjakan tugas, di hari libur terkadang begadang nonton atau baca komik, sampai waktu mahasiswa pun sudah tidak kesulitan lagi begadang untuk belajar ataupun mengerjakan laporan. Jadi terkadang saya jam 6 sore ngantuk, tapi giliran anak-anak sudah tidur jam 9 malam, saya malah cenghar. Beda banget sama suami ...

Rendah Diri adalah Buah Luka Pengasuhan

Gambar
Dari kulzoom Membasuh Luka Pengasuhan dijelaskan bahwa tema-tema luka pengasuhan unwanted child, bullying, dan sibling rivalry erat hubungannya dengan harga diri anak. Unwanted child tidak selalu identik dengan anak dari kehamilan yang tidak diinginkan, tapi bisa juga dengan kurangnya waktu orang tua dengan anaknya misalnya karena pekerjaan, atau karena sibuk dengan adiknya yang lebih kecil, atau bisa juga dengan seringnya dititipkan ke nenek kakeknya atau kerabat keluarga lain. Apa saja yang membuat anak merasa dirinya tidak diinginkan adalah tema unwanted child. Apa akibatnya jika anak sudah merasa tidak diinginkan? Anak akan merasa dirinya tidak cukup berharga dan merasa rendah diri. Tema luka pengasuhan bullying juga tidak selalu berasal dari teman. Kasus bullying di sekolah justru awalnya berasal dari rumah. Menyebut nama anak dengan sebutan buruk dan sering memukul dan mencubit secara tidak sadar adalah salah satu bullying secara verbal dan fisik dari rumah. Jika hal ini terjadi ...

Review Bebas: Buku Membasuh Luka Pengasuhan oleh Diah Mahmudah

Gambar
Buku Membasuh Luka Pengasuhan oleh Diah Mahmudah Bismillahirrahmaanirrahiim.. Masa pandemi ini menjadi momen yang tepat bagi banyak orang untuk mulai menyadari isu-isu mental health, tidak terkecuali juga aku. Dimulai dari sadarnya bahwa ada yang salah dengan diri ini, lalu berlanjut dengan banyaknya seminar online yang mengajak untuk mengecek kesehatan mental diri sendiri, hingga akhirnya aku dipertemukan dengan Teh Diah dan Pak Dandi, sepasang psikolog fenomenal yang mengelola Dandiah Care Center, berkompetensi sebagai marital counselor juga psikoterapis. Tanpa banyak pertimbangan, aku langsung memesan Buku Trilogy Positive Parenting yang saat itu baru saja open pre-order karena merasa punya masalah tema luka pengasuhan. Ketika baru datang, masya Allah rasanya nano-nano sekali membaca salah satu bukunya yaitu Buku Membasuh Luka Pengasuhan. Saat membacanya, saat itu pula aku merasa perjalanan mentalku akan dimulai. Buku Membasuh Luka Pengasuhan dipersembahkan oleh Teh Diah d...

Projective Test

Gambar
Projective Test adalah tool untuk mengetahui kondisi emosi seseorang. Ketika dipadankan dengan Talents Mapping, keduanya insya Allah akan jadi tools yang mumpuni untuk kemajuan individu yang diasses tersebut. Projective Test, ternyata sudah tidak asing untuk para jobseeker. Begitu juga aku. Jaman baru lulus S1, jadi jobseeker, setelah lolos tes potensi akademik, lanjut ke projective test yaitu tes gambar (dulu nggak tahu itu namanya projective test). Bisa berupa gambar rumah, orang, pohon, ataupun melengkapi gambar di 8 kotak. Ternyata tidak pernah lolos tahap ini. Something wrong aku pikir. Tapi alhamdulillah akhirnya lolos di pekerjaan yang nggak pakai test ini. Selanjutnya kerja, nikah, hamil, resign, ngasuh anak. Saat jadi full IRT inilah something wrong itu terasa kuat lagi, tapi tak tahu harus bagaimana dan mencari solusi ke mana. Dan setelah itu kuliah S2, hamil anak kedua, lalu ngasuh 2 anak sambil tesis. Something wrong itu terasa semakin kuat lagi. Tapi masih bingung harus me...

Algoritma Ujian

Gambar
Pernah merasa dapat masalah/ujian/cobaan hidup di ranah yang sama terus? Pernah berharap seandainya kita diciptakan berbeda dari kita yang sekarang supaya tidak mengalami masalah tersebut? Aku pernah. Ternyata algoritma ujian hidup itu luar biasa. Allah pembuatnya. Ya Allah sudah bilang bahwa setiap orang beriman akan diuji. Allah juga bilang kita akan diuji tidak melebihi batas kemampuan kita. Tapi ternyata kita juga tidak akan diuji di hal-hal yang tidak akan menjadi ujian untuk kita. Makanya ujian orang berbeda-beda. Jika kita kenali diri kita sendiri dan sadari bahwa saat ini sedang terjadi ujian untuk kita, maka kita akan tahu harus apa.    Kalau pakai konsep TM, misalnya orang yang bakat includernya tinggi akan diberi ujian dengan rasa kesepian karena tidak bisa berkumpul dengan kawan-kawan, hal ini tidak menjadi ujian untuk yang bakat includernya rendah. Lalu kalau orang yang bakat maximizernya tinggi akan diberi ujian dengan dorongan bakatnya itu untuk mengurusi segala...

Talents Mapping: Input, Intellection, dan Activator (Si Kolektor, Si Haus Ilmu, dan Si Gercep)

Gambar
Di masa covid ini akhirnya semua seminar dan kuliah dilakukan secara daring. Bagi beberapa orang hal ini sangat menguntungkan karena bisa meniadakan jarak dan memudahkan seseorang ikut seminar/kuliah tertentu. Hmm sayangnya bagi seorang yang berbakat input dan intellection, tapi tidak berbakat activator, semua seminar daring ini menjadi bumerang. Pasalnya bakat intellectionnya itu selalu kehausan tiap kali melihat iklan seminar ini itu yang hanya perlu beberapa klik saja untuk mengikutinya. Belum lagi bakat inputnya yang selalu berbisik 'kayaknya belum punya ilmu mumpuni tentang ini deh, eh kayaknya perlu tahu lebih dalam tentang itu deh, eh ini kayaknya menarik dan perlu dipelajari deh'. Hmmm sebenarnya bakat ini bagus sih tapii dengan skor bakat activator yang rendah, semua ilmu itu berpotensi hanya akan mengendap di kepala! Apalagi kalau saking banyaknya informasi dan ilmu yang masuk malah jadi banjir informasi! Semakin banyak informasi malah semakin tenggelam dan tidak b...

Pengenalan Diri Menurut Johari Window

Gambar
  Kata Pak Dandi, pengenalan diri menurut Johari Window ada 4 area yaitu, Open Area, saya dan orang lain tahu tentang diri saya. Hidden Area, saya tahu tapi orang lain tidak tahu. Blind Area, orang lain tahu tapi saya tidak tahu. Unknown Area, saya tidak tahu, orang lain juga tidak tahu. Prinsipnya adalah open area harus diperbesar, hidden, blind, dan unknown area harus diperkecil. Untuk memperkecil hidden area, kita harus memberitahukan diri kita pada orang lain, istilahnya menjadi pribadi yang asertif, yang mau mengungkapkan pada orang lain maunya kita apa. Nah, kalau untuk memperkecil blind area caranya banyak-banyak ambil feedback dari orang lain yang mengenal kita, berarti harus berani terima kritikan dari orang lain. Terakhir, untuk memperkecil unknown area, caranya adalah dengan pergunakan tools seperti psikotes dan TM. Nah, dalam usaha memperbesar open area, saya mau sharing hasil TM yaa hihihi 😄

Tentang Passion

Aku benar-benar baru tahu. Kupikir selama ini aku adalah tipe orang yang tak tahu apa yang kuinginkan dan hanya tahu apa yang tidak kuinginkan. Nyatanya setelah aku terlepas dari rutinitas yang menyibukkan, kini aku tahu bahwa aku begitu senang menulis. Saking senangnya sampai rasanya ingin sekali menulis padahal tak tahu apa yang mau dituliskan. Ingin menulis sampai tak sabar ingin segera menyelesaikan bacaan yang dibaca untuk membantu menghasilkan tulisan. Akhirnya malah tidak fokus dan jadi kembali tak tahu apa yang mau dituliskan. Ternyata jika setiap orang diberikan kesempatan untuk mengeksplor dirinya, mencoba berbagai macam hal, dan membiarkannya memenuhi rasa penasarannya, aku yakin tiap orang akan menemukan apa yang ingin dilakukannya dalam hidup. Tidak hanya untuk hal sepele seperti kesukaanku dalam menulis, tapi bisa untuk hal yang lebih besar dan lebih jauh lagi. Lalu, ternyata berbagai rutinitas hidup yang padat dan menyibukkan dapat melenakan kita. Menjadikan kita tak dap...

Mengatasi Rasa Takut Gagal

Tiap manusia pasti pernah merasakan rasa takut. Takut terhadap hewan tertentu, takut berbicara di depan umum, atau mungkin juga takut gagal. Takut gagal, mungkin tidak sedikit orang yang pernah merasakannya. Gagal termasuk salah satu peristiwa yang tidak mengenakkan sehingga tentu tak ada yang ingin merasakannya. Takut akan sesuatu merupakan hal yang wajar, termasuk takut terhadap kegagalan. Namun, takut gagal dapat menimbulkan efek samping yang tidak bagus. Karena takut gagal, kita menjadi takut mencoba. Takut mencoba, berarti kalah sebelum berperang dan rasa sesal karena tidak mencoba pun akhirnya akan hadir belakangan. Lalu karena takut gagal, kita pun bisa menjadi khawatir berlebihan. Kekhawatiran pun menjadi sugesti yang akan semakin menguatkan hasil akhir yang gagal karena pikiran kita terus menerus memikirkan hal-hal negatif. Lalu bagaimana caranya kita mengatasi rasa takut gagal? Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan. Yang pertama, jika kita takut gagal sehingga takut mencob...

Menjadi Penulis (yang Mendekati) Berbakat

Ternyata benar apa kata pepatah, pikiran manusia itu seperti teko. Jika tekonya diisi teh, maka hanya teh yang akan keluar. Jika diisi kopi, maka hanya kopi yang akan keluar. Pun jika tekonya tidak diisi, ya tidak bisa mengeluarkan apa-apa. Sama seperti seorang penulis yang tidak banyak memasukkan sesuatu ke dalam pikirannya, ia tak akan bisa menghasilkan apa-apa. Menjadi seorang penulis itu mutlak harus banyak membaca, banyak menginput informasi bermanfaat ke dalam pikirannya, agar dapat menghasilkan tulisan. Tak mesti melulu membaca buku yang berat-berat bahasannya, buku yang ringan pun bisa. Tak pula mesti membaca buku, membaca artikel pun bisa. Bahkan tak pula mesti membaca; mendengar, melihat, atau menonton pun bisa. Namun, yang terpenting dari itu semua adalah bagaimana caranya kita mengolah informasi yang masuk dari seluruh indera kita menjadi suatu ide yang dapat ditulis. Ada seorang penulis yang telah banyak membaca, tetapi sulit rasanya menghasilkan satu tulisan pun. Namun, a...

Perjuangan Seorang Jobseeker: Part 1

Baca kisah sebelumnya: Perjuangan Seorang Jobseeker: Prologue   Sebagai seorang sarjana, setelah lulus pun aku menjalani hal-hal yang banyak sarjana lainnya jalani, yaitu mencari pekerjaan. Proses pencarian pekerjaan pun di jaman sekarang ini, di mana jumlah sarjana sudah sangat melimpah, seperti yang telah diketahui banyak orang, bukanlah hal yang mudah. Aku pun merasakan hal yang sama. Di awal proses, begitu banyak pikiran, waktu, tenaga, bahkan emosi terkuras. Aku yang saat itu demikian bertekad untuk mendapatkan pekerjaan, benar-benar melakukan berbagai cara yang dapat kulakukan. Mulai dari berlatih membuat CV yang baik dan menarik, belajar dan berlatih soal-soal TPA dan psikotes, membeli dan membaca buku tips sukses wawancara kerja, hingga memikirkan pakaian apa yang sebaiknya dipakai jika nanti dipanggil wawancara kerja. Dalam menjalani prosesnya pun, sejak mengirimkan CV hingga menjalani wawancara kerja, emosi benar-benar terkuras karena harap-harap cemas, khawatir tida...

Qana'ah dan Etos Kerja

Jika kita tak menutup diri Banyak hal yang dapat kita pelajari Dari orang lain Dari bangsa lain Tentang etos kerja Pernahkah kita merasa Apa yang kita lakukan saat ini Bukanlah apa yang kita inginkan Pernahkah kita merasa Pekerjaan yang kita geluti saat ini Bukanlah pekerjaan yang kita inginkan Lalu kita merasa tak bersemangat Menjalani hari demi hari Mengerjakan sesuatu yang sesungguhnya Bukanlah hal yang paling ingin kita lakukan Lalu Pernahkah kita merasa Setelah memikirkan dalam-dalam Kita memang tak ingin Melakukan apa yang sekarang harus kita lakukan Namun Kita pun tak tahu pasti Apa yang sebenarnya ingin kita lakukan Hanya mencoba berbagai macam hal Untuk dilakukan Dan jika kita merasa bukan ini yang kita inginkan Kita menjadi tak bersemangat Dan ingin segera berganti pekerjaan Lalu ternyata Di tempat yang baru pun Kita merasakan hal yang sama seperti sebelumnya Apakah yang salah? Apakah kita mengenal diri sendiri? Jika ya Tentu kita tahu apa yang kita inginkan dan apa yang tida...

Belajar Tiada Henti

Hidup adalah suatu proses. Proses untuk menjadi dewasa, proses untuk belajar. Hidup hanyalah berisi proses, tidak ada hasil akhir. Belajar terus dilakukan selama hidup. Tak ada saat di mana kita berhenti belajar. Pepatah mengatakan menuntut ilmu itu dari sejak buaian hingga ke liang lahat. Belajar pun banyak bentuknya, mulai dari belajar keterampilan dasar manusia untuk bertahan hidup seperti berjalan, makan, membaca, dan menulis, hingga belajar ilmu-ilmu yang rumit untuk kehidupan profesional. Tak terkecuali belajar untuk mengenal diri sendiri. Tubuh ini adalah titipan, sedangkan jiwa ini adalah ciptaan. Tak ada kata kita dapat sangat mengenal diri sendiri karena bukan kita yang menciptakan. Tak ada kata kita sudah mengenal diri sendiri karena mengenal diri adalah proses belajar yang tak akan pernah berakhir hingga ke liang lahat. Jika mengenal diri sendiri saja tidak mungkin dapat sempurna, maka lebih lebih lagi dalam mengenal orang lain. Tak ada kata kita telah mengenal orang terte...

"Meski lemah, tapi kita bisa menang!"

Apakah sama: I’m weak at it dengan I’m bad at it? Dari drama Yowakutemo Katemasu yang artinya Meski Lemah Tapi Kita Bisa Menang, dibahas bahwa I’m weak at it dan I’m bad at adalah berbeda. I’m weak at it berarti dari dalam diri kita merasa tidak mampu atau tidak cakap melakukan suatu pekerjaan, sedangkan I’m bad at it berarti secara nyata terlihat oleh orang lain bahwa kita tidak bisa atau tidak cakap melakukan suatu pekerjaan. Hal ini sebenarnya berhubungan dengan konsep diri dan dapat diaplikasikan untuk konsep kebalikannya yaitu tentang minat dan bakat. Banyak cerita bahwa orang yang merasa tidak mampu melakukan suatu pekerjaan sebenarnya masih bisa melakukannya walau ngga jago-jago amat. Begitu pula dengan orang yang jelas-jelas kacau hasil pekerjaannya tapi dia tidak merasa demikian. Konsep minat dan bakat sama dengan ilustrasi di atas. Minat dan bakat seseorang bisa saja jatuh pada hal yang berbeda, sehingga kejadiannya bisa seperti ilustrasi di atas. Ahmad memiliki bakat di ...

Perjuangan Seorang Jobseeker: Prologue

Sekian lama tidak bersua dengan kertas tulis elektronik ini. Media sosial yang banyak digandrungi anak-anak muda jaman sekarang sepertinya tidak terlalu cocok denganku. Kurang hepi gitu makenya. Bahkan pakai Tumblr pun tidak semenyenangkan Blogger. Ternyata aku lebih cocok dengan media blogging konvensional kayak gini hehe. Kali ini aku sudah resmi lulus dari perguruan tinggi tempat aku menuntut ilmu, tempat yang sangat aku syukuri aku diberi kesempatan berkembang di sana. Meskipun sudah lulus, aku masih senang berkunjung ke kampusku itu, ya sedikit ada saja yang ingin dikerjakan, meski tidak ada pun juga terkadang berkunjung saja. Lalu suatu hari ayahku berkata bahwa sebenarnya alumni itu sudah tidak diterima lagi oleh almamater. Yang masih menerima alumni itu sebenarnya para mahasiswanya, bukan almamaternya. Awalnya kupikir alumni ditolak dengan arti negatif tapi ternyata ayah menjelaskan bahwa alumni itu disuruh untuk pergi ke seluruh penjuru negeri dan menebar manfaat. Ya memang ...

Lapis-lapis Keberkahan Part 1

Ternyata.. Bahagia itu mudah, semudah menemukan film baru yang dibintangi oleh aktor idola kita, semudah bertemu dengan teman-teman dan bercanda tawa sepanjang hari, dan semudah memiliki uang yang cukup untuk membeli barang yang kita inginkan. Namun, itu adalah jenis kebahagiaan yang hadir selama aktivitas tersebut kita lakukan. Kebahagiaan itu akan berakhir ketika filmnya berakhir, akan berakhir ketika kita pulang ke rumah, pun akan berakhir ketika kita sudah bosan dengan barang tersebut. Tidak kekal. Ini kebahagiaan yang lain. Namun, kebahagiaan ini masih mudah, semudah mengeluarkan sebagian uang bulanan ke infaq masjid dengan harapan akan bermanfaat untuk sesama, semudah mengajarkan ilmu agama dan ilmu dunia dengan harapan akan menjadi amal jariyah, dan semudah berbakti pada kedua orang tua karena tahu ridha mereka adalah ridha Allah. Ah tapi ternyata kebahagiaan ini berbeda dengan kebahagiaan yang sebelumnya. Kali ini kebahagiaan ini tidak berakhir ketika lembaran uang itu suda...

Sangkar dan Rantai

Gambar
Dalam buku Pemulihan Jiwa 4 ini, aku menemukan lagi istilah konsepsi diri yang ternyata baru kupahami sekarang. Dulu, ketika masih sering menonton anime, aku tak sengaja menonton salah satu episode anime XXX Holic. Episode itu bercerita tentang dua orang kakak-adik kembar yang kepribadiannya sangat berbeda meskipun wajah keduanya sama. Di episode itu, ditunjukkan bahwa sang kakak adalah orang yang tidak percaya diri, pemalu, penakut, dan ceroboh. Sementara sang adik adalah orang yang supel, ceria, berbakat, dan percaya diri. Karakter keduanya ditunjukkan dalam kejadian-kejadian dalam episode ini. Sang kakak ditunjukkan bahwa dia selalu pesimis tiap akan melakukan sesuatu, selalu merasa dia tak mungkin melampaui sang adik yang lebih segalanya dari dirinya. Sang kakak yang menyukai seorang laki-laki pun, ketika tahu adiknya menyukai orang yang sama pun langsung mundur karena merasa tak mungkin menang dari sang adik. Pada episode ini, sang kakak disebut sebagai oran...

Aku Ingin Sukses!

Seringkali kita mendengar nama-nama orang sukses seperti Chairul Tanjung yang sekarang memiliki bisnis yang sukses padahal dulu beliau hanya seorang anak yang lahir di keluarga yang serba kekurangan. Di sisi lain, kita jarang mendengar seorang yang serba berkecukupan, terutama secara finansial, menjadi orang yang sukses, kecuali yang diwariskan pekerjaan dari orang tuanya. Hal tersebut menimbulkan rasa heran tersendiri di kalangan masyarakat terutama diri penulis sendiri. Setelah ditelaah lebih lanjut, ternyata penyebab banyak munculnya orang-orang sukses dari golongan masyarakat kurang mampu dan sedikit lahirnya orang-orang sukses dari golongan masyarakat mampu adalah karena faktor mental . Orang-orang yang mengecap kehidupan yang sulit kemungkinan besar secara psikologis akan memiliki motivasi untuk mengusahakan masa depan yang lebih baik secara finansial maupun mental. Hal tersebut menjadikan mereka bekerja dan belajar dengan giat demi memenuhi impian mereka. Sementara itu, ora...

31 Cara Melatih Otak Agar Pintar

Gambar
Ketika sedang mencari-cari informasi mengenai multitasking, saya tidak sengaja menemukan artikel bagus ini yang diambil dari barunews.com! Tips Cerdas 31 Cara latihan otak supaya pintar Kita bisa melatih otak untuk meningkatkan memori atau melakukan meditasi untuk mengasah hubungan antara logika dan emosi. Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk melatih otak agar makin pintar. Berikut caranya 1. Bermain kata. Cobalah ajak teman bermain kata, karena sebuah penelitian menemukan bahwa dengan bermain teka-teki kata bisa menurunkan kemungkinan terkena Alzheimer dan demensia. Bermain scrabble atau video game sejenis itu juga bisa melatih otak. 2. Makan kunyit. Kunyit merupakan jenis bumbu yang biasa ditemukan pada masakan tradisional India dan Thailand. Kunyit mempunyai kandungan kurkumin yang juga bisa menurunkan risiko terkena demensia. 3. Ikut Tae Kwon Do. Selain olahraga bela diri ini, Anda bisa coba untuk mengikuti kelas tari atau bermain ...