Tidur Berkualitas: Indikator Kesehatan Mental Baik
Terlambat hadir setengah jam di seminar online Membasuh Luka Pengasuhan sesi 2, ketika hadir langsung disuguhi topik yang hmm banget. Apa pasal? Teh Diah bilang bahwa indikator kesehatan mental bagus adalah tercukupinya waktu tidur terutama di waktu deep sleepnya dengan indikator bangun tidurnya bugar. Jadi kalau tidur sudah lama, misal mencukupi 6-7 jam sehari tapi bangun tidur masih merasa tidak bugar, kemungkinan waktu deep sleepnya tidak mencukupi. Pas denger itu saya langsung jleb dong. Apa pasal? Saya sering merasa sulit tidur dan kalau bangun pagi masih merasa lelah dan ngantuk. Sebelumnya saya pikir ini faktor kebiasaan. Dari jaman sekolah kadang tidur larut mengerjakan tugas, di hari libur terkadang begadang nonton atau baca komik, sampai waktu mahasiswa pun sudah tidak kesulitan lagi begadang untuk belajar ataupun mengerjakan laporan. Jadi terkadang saya jam 6 sore ngantuk, tapi giliran anak-anak sudah tidur jam 9 malam, saya malah cenghar. Beda banget sama suami ...