Kamis, 25 Oktober 2012

Kecil? Yakin?



Aku baru menyadari, bahwa banyak hal di dunia ini yang diciptakan tidak sesuai dengan namanya. Seperti kebetulan, kebetulan bukanlah kebetulan. Kebetulan sudah ada yang merencanakan untuk terjadi sehingga ia bukanlah kebetulan. Sama seperti kebetulan, hal kecil juga bukanlah hal yang kecil. Hal kecil bukanlah hal yang sepele, ia sebenarnya besar dan sulit.

Tahukah kalian, bahwa tersenyum dan mengucapkan salam pada teman yang berpapasan di jalan itu sulit? Apalagi tersenyum dan menyapa orang yang lebih tua seperti kakak kelas. Untuk beberapa orang, itu sulit. Tersenyum dan mengucap permisi pada orang-orang yang sedang duduk ketika kita lewat di hadapan mereka  pun tak mudah. Berbicara dengan lembut pada pedagang disertai kata tolong dan terima kasih? Sejauh yang kulihat, di jaman sekarang ini, sudah tak banyak orang yang melakukannya. Mungkin ini adalah bukti bahwa hal-hal yang dulu kecil dan mudah, sekarang sudah menjadi besar dan sulit.

Bukankah melakukan kebaikan kecil seperti mengambil paku yang menghalangi jalan atau mengobrol dengan anak jalanan hal yang mudah? Namun, mengapa hal tersebut sudah jarang terlihat? Bukankah sekarang jamannya teknologi yang katanya menjadikan hal-hal sulit menjadi mudah? Di manakah fungsi iptek itu untuk mempertahankan nilai sosial dan masyarakat?

Mungkinkah hal-hal kecil dan mudah dilakukan dalam masyarakat menjadi besar dan sulit?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar