Minggu, 07 Agustus 2011

Etos Kerja, Budaya Kerja, dan Pengembangan Diri


Ini adalah materi yang saya dapat dari sebuah Career Preparation Workshop yang memberikan informasi dan tips untuk siapapun yang akan berkiprah dalam dunia kerja.

Hal-hal penting yang akan sangat berpengaruh ketika melamar kerja:

      1.       Memiliki IPK minimal 3
Banyak orang pintar yang memiliki nilai IPK tinggi, ini diperlukan agar tidak kalah bersaing dengan calon pelamar yang lain.
      2.       Kepribadian
Meskipun nilai sangat penting, tetapi yang lebih menentukan adalah kepribadian kita. Apakah kepribadian kita cocok dengan pekerjaan yang kita inginkan atau tidak? Hal ini bisa diketahui dari psikotes pada seleksi calon karyawan.
      3.       Keaktifan di organisasi
Ketika berorganisasi, kita bertemu dengan berbagai macam orang, memecahkan berbagai masalah, dan belajar menjadi pemimpin, hal-hal inilah yang akan diperlukan dalam dunia kerja. Oleh karena itu, mulailah berpikir dewasa dan ambil tanggung jawab dalam organisasi sejak awal agar kemampuan-kemampuan tersebut bisa terasah.
      4.       Kemampuan berbahasa Inggris
Ketika bekerja nanti, kemungkinan besar kita akan banyak berhubungan dengan dunia internasional. Tentunya kita harus menguasai bahasa global yang dipakai di seluruh dunia.

Seperti apakah karakter sosok yang dicari oleh para pencari tenaga kerja? Mereka adalah orang-orang yang memiliki hal-hal berikut:

      1.       Penampilan yang menarik
Meskipun pepatah  mengatakan “Don’t Judge The Book by Its Cover”, tetapi “Kesan Pertama adalah Segalanya” bukan? Karena itu, penampilan yang baik akan menimbulkan kesan pertama yang baik pula. Pakaian rapi, bersih, dan wangi merupakan langkah awal seorang pelamar yang dapat berpengaruh besar untuk tahap selanjutnya.
      2.       Kepribadian yang baik
Beberapa kepribadian yang sebaiknya dimiliki oleh para pelamar adalah antusias, tegas, dan percaya diri. Sifat-sifat tersebut tidak dapat dimiliki begitu saja, sehingga harus dilatih sejak dini.
      3.       Pendidikan dan pengetahuan yang luas
Pengetahuan yang luas akan semakin memperluas pola pikir kita. Pengetahuan dapat diperoleh dari mana saja. Namun, dengan mengenyam pendidikan, sudah tentu wawasan dan pengetahuan kita akan terus bertambah. Inilah pentingnya pendidikan dalam dunia kerja.
      4.       Skill / keahlian
Pengatahuan saja tidak cukup untuk berkiprah dalam dunia kerja, berbagai keahlian sangat dibutuhkan untuk menunjangnya. Beberapa keahlian yang sebaiknya dikuasai adalah kemampuan menggunakan komputer dan program (setidaknya MS.Word), bahasa asing (terutama bahasa Inggris), keahlian mengungkapkan pikiran dalam lisan dan tulisan, dan lain-lain.
      5.       Update information
Mengetahui hal-hal baru yang terjadi di dunia sekitar kita akan sangat diperlukan dalam membangun relasi dan bersosialisasi. Topik-topik hangat seputar dunia adalah bahan pembicaraan santai namun berpengaruh di dunia kerja.
      6.       Networking
Membiasakan bergaul dengan banyak orang dan bersosialisasi sejak dini merupakan modal dasar untuk membangun relasi ketika bekerja. Manfaatnya adalah kita bisa dengan mudah menjalin kerja sama dengan perusahaan lain ketika kita memiliki kenalan di perusahaan tersebut.
      7.       Team work
Menjalankan perusahaan bukanlah pekerjaan yang bisa dilakukan sendirian. Berbagai aspirasi dan usaha dari sekian banyak orang adalah bahan bakarnya. Karena itu, kemampuan untuk bekerja sama sangat diperlukan agar dapat menciptakan lingkungan kerja yang produktif.
      8.       Healty body and soul
Sehat itu mahal karena tanpa tubuh dan jiwa yang sehat, kita tak bisa melakukan apapun. Kita butuh tubuh dan jiwa yang sehat untuk dapat beraktifitas dan mengejar kesuksesan.

Selain karakter-karakter diatas, para pencari tenaga kerja juga menginginkan calon karyawan yang memiliki karakteristik berikut:

      1.       Kerja keras
a.       Pantang menyerah
b.      Daya tahan kuat
c.       Motivasi kuat
d.      Penuh semangat
      2.       Kerja cerdas
a.       Inisiatif
b.      Kreatif
c.       Pro-aktif
d.      Partisipatif
e.      Motivatif
f.        Informatif
g.       Leadership
      3.       Kerja ikhlas
a.       Jiwa ketauhidan
b.      Ibadah

Setelah mengetahui tentang karakteristik dan hal-hal penting bagi seorang pencari kerja, sekarang kita berbicara mengenai etos kerja.

Etos kerja adalah seperangkat perilaku positif yang berakar pada kesadaran yang tenang, keyakinan yang mantap, dan komitmen yang teguh pada sehimpunan prinsip, paradigma, dan wawasan kerja yang komprehensif. Bagian-bagian dalam etos kerja itu adalah kesadaran, belief, nilai, niat, sikap, tekad, komitmen,  dan perilaku.

Etos kerja berperan sebagai akar produksi, beberapa diantaranya yaitu:
      1.       Etos Ekonomi – The production of wealth
      2.       Etos Kedokteran – The production of health
      3.       Etos Pendidikan – The production of educated people
      4.       Etos Kehakiman – The production of justice
      5.       Etos Akademik –  The production of knowledge
      6.       Etos Teknologi – The production of tools
      7.       Etos Keuangan – The production of capital
      8.       Etos Administrasi – The production of information

Sebagai referensi, mari kita lihat beragam etos kerja di beberapa negara.

               I.            Etos Kerja Jepang
a.       Bersikap benar dan bertanggun jawab
b.      Berani dan ksatria
c.       Murah hati dan mencintai
d.      Santun dan hormat
e.      Tulus dan sungguh-sungguh
f.        Menjaga martabat dan kehormatan
g.       Mengabdi dan loyal
             II.            Etos Kerja Jerman
a.       Bertindak rasional
b.      Berdisiplin tinggi
c.       Bekerja keras
d.      Berorientasi pada sukses material
e.      Tidak mengumbar kesenangan
f.        Hemat dan bersahaja
g.       Menabung dan berinvestasi
           III.            8 Etos Kerja Profesional Bangsa Indonesia
        Kerja adalah…
a.       Rahmat
b.      Amanah
c.       Panggilan
d.      Aktualisasi
e.      Ibadah
f.        Seni
g.       Kehormatan
h.      Pelayanan

Dengan demikian, 8 etos kerja Indonesia akan menghasilkan produksi sebagai berikut:
  1. Etos Rahmat – The production of happiness
  2. Etos Amanah – The production of trust
  3. Etos Panggilan – The production of purposefulness
  4. Etos Aktualisasi – The production of result
  5. Etos Ibadah – The production of blessing
  6. Etos Seni – The production of beauty
  7. Etos Kehormatan – The production of quality
  8. Etos Pelayanan – The production of satisfaction

Sekian, semoga bermanfaat bagi para pencari kerja, mahasiswa, dan siapapun yang membaca. Semoga sukses!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar